Jombang – Team Kabar Online.
RSUD Kabupaten Jombang menggelar seminar tenaga medis dan masyarakat umum dalam rangka
memperingati Hari Pendengaran Sedunia tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026)
di Ruang Pertemuan Wahab Hasbullah RSUD Jombang.
Seminar tersebut mengangkat tema “Waspada Keterlambatan Bicara pada Anak, Deteksi Dini dan
Penanganannya”. Tema ini dipilih untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini
gangguan perkembangan bicara yang sering berkaitan dengan masalah pendengaran pada anak.
Berdasarkan pantauan di lokasi, acara dimulai pada pagi hari dengan dihadiri peserta dari kalangan
tenaga kesehatan maupun masyarakat umum. Suasana seminar terlihat interaktif, dengan peserta
menyimak pemaparan materi yang ditampilkan melalui layar proyektor di ruang pertemuan.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, M.KP., turut hadir dalam kegiatan ini.
Baca Juga:
- Jombang Tembus 4 Besar Nasional, Kinerja Pemerintahan Diakui Lewat EPPD 2025
- Pengelolaan Dana BOS SMPN 1 Ngasem Disorot, Transparansi Jadi Sorotan Publik
- Hari Kartini 2026: Semangat Kesetaraan Perempuan Terus Menguat di Tengah Perubahan Zaman
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran tenaga medis, keluarga, dan masyarakat dalam mengenali tanda-
tanda keterlambatan bicara sejak dini.
“Keterlambatan bicara pada anak tidak boleh dianggap hal yang biasa atau akan hilang dengan
sendirinya. Ini bisa menjadi salah satu indikator adanya gangguan pendengaran maupun perkembangan
lainnya. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi langkah yang sangat penting agar intervensi dapat
dilakukan lebih cepat dan hasilnya lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa RSUD Jombang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan
kesehatan, khususnya dalam bidang kesehatan anak dan pendengaran. Menurutnya, edukasi seperti
seminar ini merupakan bagian penting dalam upaya promotif dan preventif.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan bagi tenaga medis, tetapi juga bagi
masyarakat umum agar lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak. Dengan kolaborasi antara tenaga
kesehatan, orang tua, dan lingkungan, kita bisa mencegah dampak yang lebih serius di kemudian hari,”
tambahnya.

Seminar ini menghadirkan empat narasumber ahli di bidangnya, yaitu dr. Ahmad Mahfur, Sp.A, dr.
Purnaning Wahyu Prabarini, Sp.THT-KL, dr. Antina Nevi Hidayati, Sp.KJ, serta C.H Hidayanti, M.Si., M.Psi.
Mereka memaparkan materi dari berbagai perspektif, mulai dari aspek medis, THT, kesehatan jiwa,
hingga psikologi perkembangan anak.
Dalam sesi diskusi, peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para
narasumber terkait permasalahan yang sering ditemui di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-
hari.
Menjelang penutupan acara, panitia juga membagikan doorprize kepada para peserta sebagai bentuk
apresiasi atas partisipasi mereka dalam mengikuti seminar hingga selesai. Momen ini disambut antusias
dan menambah semarak suasana kegiatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendengaran Sedunia tahun 2026,
dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan
pendengaran serta mendeteksi gangguan perkembangan anak sejak dini.
Bacaan Lain:

5 thoughts on “RSUD Jombang Gelar Seminar Terpadu Peringati Hari Pendengaran Sedunia 2026”
Comments are closed.