Hardiknas 2026 di Jombang: Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkualitas Lewat Transformasi Nyata
Team Kabar Online – Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Kabupaten Jombang berlangsung penuh khidmat melalui upacara bendera di Lapangan Pemkab Jombang, Sabtu (2/5/2026). Bupati Jombang, Warsubi, memimpin langsung jalannya upacara sekaligus membacakan amanat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti.
Kegiatan ini tampil semarak dengan sentuhan budaya lokal. Sejumlah peserta mengenakan busana khas Jombang Deles, sementara lainnya tampil dengan pakaian adat nusantara sebagai simbol keberagaman dalam bingkai persatuan.
Pendidikan sebagai Proses Memanusiakan Manusia
Dalam amanat yang disampaikan, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai proses membentuk karakter dan memuliakan manusia.

“Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus untuk memanusiakan manusia. Jika hendak memajukan bangsa, perbaikilah pendidikan mulai dari dalam kelas melalui pendekatan pembelajaran yang mendalam,” ujar Bupati Warsubi saat membacakan pidato Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Program Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas proses belajar di ruang kelas.
Baca Juga :
- May Day 2026 di Jombang Berlangsung Hangat, Sinergi Pekerja Pengusaha Diperkuat
- Semarak Syiar Qur’ani di Jombang, MTQ ke-32 Resmi Dimulai dengan Ratusan Peserta
- Sinergi Jadi Kunci, Jombang Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita di HUT Otoda ke-30
Lima Strategi Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Pemerintah menetapkan lima langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas. Langkah pertama menitikberatkan pada penciptaan lingkungan belajar yang nyaman melalui revitalisasi sekolah dan percepatan digitalisasi.
Selanjutnya, pemerintah meningkatkan kualitas guru melalui beasiswa pendidikan, pelatihan teknologi, serta perbaikan sistem tunjangan. Penguatan karakter siswa juga menjadi prioritas dengan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung kesehatan peserta didik.

Selain itu, peningkatan kompetensi akademik terus didorong melalui penguatan literasi, numerasi, serta penguasaan sains dan teknologi. Pemerintah juga memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak dari keluarga kurang mampu dan berkebutuhan khusus.
Apresiasi bagi Pendidik Berprestasi
Momentum Hardiknas dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk memberikan penghargaan kepada tenaga pendidik dan kependidikan berprestasi. Berbagai kategori penghargaan diberikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, termasuk kepala sekolah dan pengawas pendidikan.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jombang.
Dukungan Penuh dari Unsur Pimpinan Daerah
Upacara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Wakil Bupati Salmanudin Yazid, Ketua DPRD Hadi Atmaji, serta Sekretaris Daerah Agus Purnomo.

Kehadiran jajaran Forkopimda, organisasi perempuan, kepala OPD, serta undangan lainnya menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Komitmen Jangka Panjang untuk Pendidikan Inklusif
Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya dalam mendukung program pendidikan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas sektor, pemerintah berharap sistem pendidikan di Jombang mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. TIMRED
Baca Juga :
- Jombang Tembus 4 Besar Nasional, Kinerja Pemerintahan Diakui Lewat EPPD 2025
- FAAM Nganjuk Bongkar Kejanggalan Klarifikasi Kepala SMPN 1 Ngasem: Sudah Terima Rp270 Juta Dana Sarpras APBD, Mengapa Masih Banyak Pengadaan Lewat Dana BOS?
- Pengelolaan Dana BOS SMPN 1 Ngasem Disorot, Transparansi Jadi Sorotan Publik
