Menteri Haji Sambut Kepulangan Jemaah Jombang, 17 Jemaah Terima Bantuan dari UEA
Team Kabar Online – Rasa syukur dan kebahagiaan menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang saat ratusan jemaah haji Kloter 62 dan 63 tiba kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar penyambutan khusus bagi para jemaah pada Kamis (18/6/2026) pagi.
Penyambutan tahun ini terasa berbeda karena Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, hadir langsung untuk menyambut para jemaah bersama Bupati Jombang Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin.
Sejumlah unsur Forkopimda, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, kepala OPD, serta keluarga jemaah turut menghadiri acara tersebut.
Bupati Warsubi Ucapkan Selamat Datang
Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah dalam keadaan selamat setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.

Ia berharap seluruh jemaah mampu mempertahankan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga panjenengan semua menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh, serta mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama menunaikan ibadah di Tanah Suci,” ungkap Bupati Warsubi.
Baca Juga :
- Pemkab Jombang Salurkan 9 Kendaraan Operasional untuk RW di Jombatan, Dorong Pelayanan dan Kebersihan Lingkungan
- Sembrono..!!! Tanda tangan Ahli waris tidak lengkap, Surat pernyataan waris disahkan oleh pihak desa dan pihak kecamatan
- Eksekusi Gudang di Margomulyo Diwarnai Penolakan Ahli Waris, Kuasa Hukum Siapkan Laporan ke MA dan KY
Menteri Haji Sampaikan Pesan Presiden Prabowo
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Menteri Haji dan Umrah RI untuk menyampaikan pesan khusus dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada seluruh jemaah yang baru kembali dari ibadah haji.

Menurut Gus Irfan, Presiden berharap para jemaah dapat menunjukkan perubahan positif setelah menunaikan rukun Islam kelima, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial kemasyarakatan.
“Pak Prabowo menyampaikan selamat kepada Bapak dan Ibu Haji. Beliau mendoakan para jemaah benar-benar menjadi lebih baik ibadahnya, lebih baik sosialnya, lebih baik dalam bermasyarakat, dan lebih baik dalam pekerjaannya. Salah satu tanda-tanda kemabruran adalah mereka akan lebih baik dibanding sebelumnya,” tutur Gus Irfan.
Selain itu, Menteri Haji juga menyampaikan apresiasi Presiden kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, dan panitia penyelenggara yang telah bekerja memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
“Mudah-mudahan Jombang jadi semakin baik, semakin aman, semakin tertib, dan pemimpin-pemimpinnya menjadi orang-orang yang takut kepada Allah sehingga selalu memberikan layanan terbaik kepada rakyat,” pungkasnya.
Belasan Jemaah Terima Bantuan dari Uni Emirat Arab
Momen penyambutan tersebut semakin istimewa dengan penyerahan bantuan sosial dari Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation.

Menteri Haji dan Umrah RI menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada sejumlah jemaah yang dinilai membutuhkan. Program bantuan itu merupakan bagian dari donasi kemanusiaan yang disalurkan kepada jemaah haji Indonesia.
Gus Irfan menjelaskan bahwa total bantuan yang diterima Indonesia mencapai 190 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp3,3 miliar. Karena jumlah jemaah haji Indonesia sangat besar, bantuan tersebut hanya diberikan kepada 150 penerima yang telah melalui proses seleksi.
“Tidak mungkin bantuan ini dibagi ke semua jemaah haji Indonesia yang jumlahnya begitu besar, oleh karenanya hanya diperuntukkan bagi 150 jemaah di Indonesia yang kita anggap memerlukan. Untuk di Kabupaten Jombang bantuan diserahkan kepada 17 orang yang dinilai membutuhkan,” jelas Gus Irfan.
Sebanyak 17 warga Jombang menerima bantuan tersebut dengan nominal masing-masing sebesar Rp20.815.187,28. Para penerima berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai pedagang kecil, petani, hingga tenaga pendidik non-ASN.
Duka Menyelimuti Musim Haji Tahun Ini
Di balik kebahagiaan kepulangan jemaah, musim haji tahun ini juga menyisakan duka bagi masyarakat Jombang. Data Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang mencatat empat jemaah asal Jombang meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Keempat jemaah tersebut adalah Hj. Rubiansih asal Karobelah, Mojoagung; H. Sukipan asal Tanjunggunung, Peterongan; H. Suyono bin Reso asal Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam; serta Hj. Maudluah binti Sa’i asal Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto.
Pemerintah Kabupaten Jombang bersama keluarga besar jemaah haji turut mendoakan agar seluruh almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh amal ibadahnya diterima sebagai haji yang mabrur. TimRED
Baca Juga :
