Skip to content

  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Home
  • Berita
  • May Day 2026 di Jombang Berlangsung Hangat, Sinergi Pekerja Pengusaha Diperkuat
  • Berita

May Day 2026 di Jombang Berlangsung Hangat, Sinergi Pekerja Pengusaha Diperkuat

teamkabaronline 04/05/2026 3 min read
May Day 2026 di Jombang Berlangsung Hangat, Sinergi Pekerja–Pengusaha Diperkuat

May Day 2026 di Jombang Berlangsung Hangat, Sinergi Pekerja–Pengusaha Diperkuat

Team Kabar Online – Peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026 di Kabupaten Jombang berlangsung dalam nuansa kebersamaan melalui kegiatan tasyakuran yang digelar di Pendopo Kabupaten, Kamis (30/4/2026). Pemerintah daerah menghadirkan forum yang mempertemukan unsur pekerja, pengusaha, serta jajaran pemerintahan dalam satu ruang dialog yang kondusif.

Bupati Jombang, Warsubi, menghadiri kegiatan tersebut bersama Kapolres Jombang Ardi Kurniawan, Ketua DPRD Hadi Atmaji, serta perwakilan Forkopimda dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

May Day Jadi Momentum Perkuat Hubungan Industrial

Pemerintah Kabupaten Jombang memanfaatkan peringatan ini sebagai sarana memperkuat hubungan industrial yang harmonis. Warsubi menegaskan bahwa May Day bukan sekadar agenda rutin, melainkan momen strategis untuk membangun kolaborasi yang berkeadilan.

May Day 2026 di Jombang Berlangsung Hangat, Sinergi Pekerja–Pengusaha Diperkuat
May Day 2026 di Jombang Berlangsung Hangat, Sinergi Pekerja–Pengusaha Diperkuat

“May Day tahun ini mengusung tema ‘Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja’ dengan tagline ‘Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama’. Ini menegaskan arah kita dalam membangun dunia kerja yang lebih baik,” jelas Bupati Warsubi.

Peran Strategis Tiga Pilar Pembangunan

Bupati Warsubi menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ketiga unsur tersebut memiliki kontribusi besar dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Ia juga menegaskan bahwa pekerja menjadi motor utama dalam pergerakan industri. Oleh sebab itu, pemenuhan hak pekerja, peningkatan keterampilan, serta jaminan kesejahteraan harus menjadi perhatian bersama.

Baca Juga :

  • Semarak Syiar Qur’ani di Jombang, MTQ ke-32 Resmi Dimulai dengan Ratusan Peserta
  • Sinergi Jadi Kunci, Jombang Tegaskan Komitmen Dukung Asta Cita di HUT Otoda ke-30
  • Jombang Tembus 4 Besar Nasional, Kinerja Pemerintahan Diakui Lewat EPPD 2025

Dorongan bagi Dunia Usaha dan Peran Pemerintah

Pemerintah daerah terus mendorong pelaku usaha untuk berkembang dan berinovasi agar mampu bersaing. Upaya ini diharapkan mampu membuka peluang kerja baru sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Pemkab Jombang juga mengambil peran sebagai mediator yang aktif dalam menjaga hubungan industrial tetap kondusif melalui dialog, regulasi yang adil, serta program peningkatan kualitas tenaga kerja.

Penghargaan untuk Perusahaan dan Serikat Pekerja

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan program ketenagakerjaan. Penghargaan tersebut mencakup kategori keselamatan kerja, penanggulangan penyakit, hingga program kesehatan di tempat kerja.

Selain perusahaan, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada pimpinan unit kerja serikat pekerja yang aktif memperjuangkan hak tenaga kerja di tingkat perusahaan.

Puncak May Day Diisi Kegiatan Massal

Rangkaian peringatan May Day berlanjut dengan agenda puncak pada 1 Mei 2026. Pemerintah daerah merencanakan kegiatan berskala besar yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai unsur.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Suntowo, menjelaskan konsep kegiatan tersebut.
“Selain itu ada kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan geralan pangan murah,” pungkasnya.

Apresiasi Serikat Pekerja terhadap Pemkab

Dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah juga datang dari kalangan serikat pekerja. Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Jombang, Subagyo, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemkab dalam memfasilitasi peringatan May Day.

“Sudah 13 tahun Pemkab Jombang memfasilitasi May Day sejak 2013. Padahal tahun itu belum May Day belum menjadi hari libur nasional, karena keputusan presiden terkait hari libur May Day berlaku pada 2015. Artinya Jombang berhasil menemui titik komunikasi matang terkait pekerja,” pungkas Subagyo.

Ia juga menilai kebijakan peningkatan upah serta upaya mendatangkan investor telah memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Jombang.

Kebersamaan Jadi Penutup Peringatan

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban. Pemerintah Kabupaten Jombang berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem kerja yang lebih inklusif, maju, dan menyejahterakan seluruh pihak. TimRED

Baca Juga :

  • FAAM Nganjuk Bongkar Kejanggalan Klarifikasi Kepala SMPN 1 Ngasem: Sudah Terima Rp270 Juta Dana Sarpras APBD, Mengapa Masih Banyak Pengadaan Lewat Dana BOS?
  • Pengelolaan Dana BOS SMPN 1 Ngasem Disorot, Transparansi Jadi Sorotan Publik
  • Hari Kartini 2026: Semangat Kesetaraan Perempuan Terus Menguat di Tengah Perubahan Zaman
Post Views: 4

Post navigation

Previous Semarak Syiar Qur’ani di Jombang, MTQ ke-32 Resmi Dimulai dengan Ratusan Peserta
Next Hardiknas 2026 di Jombang: Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkualitas Lewat Transformasi Nyata
  • Privacy Policy
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
By PT. Team Kabar Online | DarkNews by AF themes.