Skip to content

  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Home
  • Berita
  • Doa Lintas Agama di Jombang, FKMJ Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan
  • Berita

Doa Lintas Agama di Jombang, FKMJ Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan

teamkabaronline 02/10/2026 3 min read
Doa Lintas Agama di Jombang, FKMJ Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan

Doa Lintas Agama di Jombang, FKMJ Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan

Team Kabar Online, JOMBANG — Semangat menjaga kerukunan antarumat beragama mengisi peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Jombang. Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ) mengadakan doa bersama lintas agama di Aula Markas Kodim 0814 Jombang, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan tokoh agama dan kepercayaan dari berbagai latar belakang. FKMJ menggelar agenda ini sebagai ruang untuk mempererat hubungan antarelemen masyarakat sekaligus menjaga suasana Jombang tetap aman dan damai.

Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin hadir mewakili Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si. Kasdim 0814/Jombang Mayor Cke Nurhadi juga mengikuti kegiatan tersebut mewakili Dandim Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han.

Sejumlah pejabat Pemkab Jombang turut hadir, antara lain Asisten 1, Kepala Kesbangpol, dan Kabag Kesra. Ketua FKMJ H. Achmad Suudi bersama jajaran pengurus serta Ketua Panitia Pdt. Christian Muskanan juga mengikuti rangkaian acara.

Tokoh Lintas Agama Satukan Doa untuk Jombang

Para tokoh agama dan kepercayaan hadir membawa semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari KH. Fathur Rohman Tsany dari Islam, Romo RD. Felix Herjuno Krido Pamungkas dari Katolik, Pdt. Herry Soesanto dari Kristen, Jenny Soejiono dari Konghucu, Subianto YAP dari Buddha, Juwadi dari Hindu, serta Suhartono dari Kepercayaan.

Doa Lintas Agama di Jombang, FKMJ Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan
Doa Lintas Agama di Jombang, FKMJ Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persatuan

Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan keberagaman masyarakat Jombang sekaligus semangat untuk menjaga hubungan harmonis di tengah perbedaan keyakinan dan latar belakang.

Dalam sambutan Bupati Jombang yang disampaikan Gus Salmanudin, Pemkab Jombang memberikan apresiasi kepada FKMJ atas inisiatif menyelenggarakan doa lintas agama. Pemerintah daerah menilai FKMJ memiliki peran penting dalam mempertemukan berbagai kelompok agama, suku, etnis, dan budaya di Jombang.

Gus Salmanudin menyampaikan bahwa masyarakat perlu menerapkan nilai Pancasila melalui perilaku sehari-hari, bukan sekadar memperingatinya secara seremonial.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan. Pancasila perlu kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menyelesaikan persoalan dengan musyawarah dan cara-cara yang baik,” tegas Gus Salmanudin saat membacakan pesan Bupati.

Baca Juga :

  • Jombang Fest 2026 Hadirkan Puluhan Agenda Sepanjang Oktober, Catat Jadwal dan Lokasinya!
  • Kadisdik Kabupaten Kediri Monitoring Revitalisasi Tiga Sekolah, Pastikan Progres Sesuai Rencana
  • Ratusan Warga Antre Skrining Katarak Gratis di RSUD Ploso, 116 Pasien Jadi Sasaran

Warga Diajak Jaga Kerukunan dari Lingkungan Terdekat

Gus Salmanudin kemudian mengajak masyarakat memulai upaya menjaga kerukunan dari lingkungan masing-masing. Menurutnya, masyarakat dapat mewujudkan toleransi melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan bersama.

Ia mendorong warga untuk memberikan kesempatan kepada umat beragama lain menjalankan ibadah dengan aman. Masyarakat juga perlu saling membantu tanpa membedakan latar belakang serta aktif bergotong royong menyelesaikan persoalan di lingkungan.

Selain tindakan nyata, Gus Salmanudin mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak. Ia meminta warga menjaga ucapan dan informasi yang mereka sebarkan agar tidak ikut menyebarkan hoaks maupun provokasi yang dapat memicu konflik.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir, agar senantiasa menjadi teladan bagi masyarakat. Mari kita tunjukkan dan kita tanamkan bahwa perbedaan keyakinan, suku, etnis, dan budaya merupakan bagian dari kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia,” tandasnya.

Perbedaan Jadi Kekuatan untuk Bangun Jombang

Para tokoh agama dan masyarakat juga mendapat dorongan untuk terus memberikan contoh kehidupan yang rukun di tengah masyarakat. Pemkab Jombang berharap mereka dapat membantu menanamkan pemahaman bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari kehidupan bangsa Indonesia.

Gus Salmanudin mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan Jombang sebagai ruang bersama yang mampu menaungi berbagai perbedaan.

“Marilah kita terus rawat Kabupaten Jombang sebagai rumah bersama. Berbeda keyakinan, berbeda latar belakang, tetapi tetap bergandengan tangan untuk menjaga kerukunan dan membangun daerah yang kita cinta,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan doa dari masing-masing pemeluk agama dan kepercayaan. Para peserta memanjatkan doa untuk keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan Kabupaten Jombang.

Melalui kegiatan tersebut, FKMJ bersama para tokoh lintas agama dan kepercayaan meneguhkan semangat menjaga Jombang sebagai daerah yang aman, harmonis, dan mampu merawat persatuan di tengah keberagaman. TIMRED

Baca Juga :

  • Sambut HUT ke-81 TNI, Komandan Kodiklatal Ziarah ke Makam Gus Dur di Tebuireng
  • 34 Santri Jombang Siap Unjuk Prestasi di Porsadin VII Jatim, Gus Salmanudin: Bertanding sebagai Pejuang
  • Dugaan Misteri Seleksi Perangkat Desa Gempolan 2021 Mulai Menemui Titik Terang
  • UMKM Jombang Didorong Naik Kelas, Pemkab Gandeng Indomaret Perluas Akses Pasar
Post Views: 8

Post navigation

Previous Jombang Fest 2026 Hadirkan Puluhan Agenda Sepanjang Oktober, Catat Jadwal dan Lokasinya!
Next Keluhan Bau dan Bising Ganggu SMPN 4 Jombang, Pemkab Turunkan Tim Gabungan ke PT JPN
  • Privacy Policy
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
By PT. Team Kabar Online | DarkNews by AF themes.