Team Kabar Online – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jombang masa bakti 2025–2030 di Pendopo Kabupaten Jombang.
Baca Juga : Jelang Ramadan 1447 H, Bapanas dan Pemkab Jombang Sidak Pasar Pon, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman
Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut sebagai penanda dimulainya kepengurusan baru.
Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menghadiri pelantikan bersama jajaran Forkopimda. Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, mewakili Bupati Jombang selaku Pembina Dekranasda. Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan daya saing perajin lokal agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Kepengurusan baru diharapkan menjadi motor penggerak penguatan sektor kerajinan dan ekonomi kreatif daerah.
Baca Juga : HPN 2026 di Jombang, PD MIO Indonesia Perkuat Soliditas Jurnalis Lintas Platform
Dalam arahannya, Arumi Bachsin Emil Dardak mendorong para kepala perangkat daerah yang tergabung dalam struktur kepengurusan untuk menjadikan Dekranasda sebagai penguat program kerja, bukan beban tambahan. Ia menilai keberadaan Ketua Dekranasda sebagai figur publik mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program UMKM.
Arumi juga menegaskan bahwa Dekranasda berfungsi sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam membina pelaku UMKM. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa Dekranasda Jombang mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif yang signifikan.
Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menyusun kepengurusan periode 2025–2030 secara profesional dan lintas sektor. Ia melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian sebagai Ketua Harian (ex-officio), serta menggandeng unsur Bapperida, Disporapar, hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam struktur sekretariat.
Yuliati menegaskan bahwa Dekranasda tidak hanya menjalankan agenda seremonial, tetapi fokus mengangkat nilai jual produk perajin Jombang. Ia menargetkan peningkatan kualitas, pemasaran, serta perluasan jejaring distribusi sebagai prioritas utama.
Dekranasda Jombang menyiapkan sejumlah program konkret, antara lain Program “Bapak Asuh” yang menggandeng perusahaan ritel dan industri untuk membina klaster usaha kain sarung goyor, makanan olahan, dan keripik. Kepengurusan baru juga mendorong lahirnya wirausaha baru di tingkat dusun serta menyusun katalog resmi souvenir Pemkab Jombang guna memperkuat branding produk UMKM.
Selain itu, Dekranasda akan mengintegrasikan promosi produk dengan sektor wisata religi, termasuk menjalin kerja sama dengan agen perjalanan agar peziarah Makam Gus Dur mengunjungi galeri resmi Dekranasda. Seluruh kantor OPD dan kecamatan juga diwajibkan menampilkan produk unggulan UMKM di ruang lobi sebagai etalase promosi.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Wakil Bupati Salmanudin, pemerintah daerah meminta Dekranasda bergerak cepat menyelaraskan program dengan prioritas pembangunan 2026, termasuk integrasi dengan program “1 Dusun 1 Wirausaha Baru (WUB)”. Pemerintah mendorong klaster potensial seperti Tenun Sarung Goyor serta produk makanan dan minuman olahan agar naik kelas melalui kurasi kualitas, kemasan, dan penguatan merek.
Pemkab Jombang juga menginstruksikan percepatan penggunaan QRIS dan perluasan pemasaran melalui marketplace lokal maupun nasional. Pemerintah daerah mengajak perusahaan besar dan menengah berperan sebagai “Bapak Asuh” dengan memberikan pendampingan manajemen serta menyediakan ruang etalase di gerai modern.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang memperkuat langkah strategis untuk menjadikan Dekranasda sebagai penggerak utama ekonomi kreatif, sekaligus memperluas peluang usaha bagi perajin lokal secara berkelanjutan. Tim-red

3 thoughts on “Pengurus Dekranasda Jombang 2025–2030 Dilantik, Siap Dongkrak Daya Saing Perajin Lokal”
Comments are closed.