
Team Kabar Online – Jombang, Program peduli lingkungan kembali diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Darul ‘Ulum Jombang melalui pemasangan trash barrier di Desa Janti, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Program ini dilaksanakan selama satu minggu penuh, mulai 8 hingga 14 Februari 2026.
Kegiatan diawali pada 8–10 Februari 2026 dengan observasi lapangan dan koordinasi bersama pemerintah desa. Dalam tiga hari tersebut, mahasiswa melakukan survei titik sungai yang dinilai strategis untuk pemasangan alat, sekaligus menyosialisasikan rencana program kepada Sekretaris Desa dan para Kepala Dusun. Tahap ini bertujuan memastikan kesiapan teknis serta dukungan penuh dari pemerintah desa sebelum program dijalankan.Memasuki 11–14 Februari 2026, mahasiswa melaksanakan proses pengerjaan trash barrier yang memakan waktu kurang lebih empat hari. Seluruh material dirakit sesuai desain dan disesuaikan dengan kondisi aliran sungai di Desa Janti agar dapat berfungsi optimal dalam menyaring sampah.
Pemasangan alat dilaksanakan pada 14 Februari 2026 dan berlangsung sekitar satu jam. Berkat perencanaan yang matang, proses instalasi berjalan lancar dan trash barrier berhasil dipasang dengan kokoh pada titik yang telah ditentukan. Program ini turut mengantongi dukungan dari pemerintah Desa Janti, Kepala Desa Janti, Siti Mahmudah, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan mahasiswa KKM memberikan manfaat nyata bagi lingkungan desa. “Program ini sangat membantu kami dalam mengatasi persoalan sampah di sungai. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk menjaga kebersihan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan”, ujarnya.
Baca Juga:
- DPRD Soroti Kembalinya Lapak Tak Resmi di Area Pasar Ploso
- Ketua DPRD Jombang Jelaskan Peran Strategis Pokir dalam Menjawab Aspirasi Warga
- Study Banding DPRD Jombang ke Gunungkidul
Salah satu Kepala Dusun Desa Janti juga mengungkapkan dukungannya. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa menjadi langkah positif dalam membangun kepedulian lingkungan. Ia berharap keberadaan alat tersebut dapat menjadi pengingat sekaligus solusi praktis dalam pengendalian sampah sungai.
Diharapkan Keberadaan trash barrier memberikan dampak langsung terhadap pengendalian sampah di aliran sungai Desa Janti. Alat tersebut mampu menahan sampah yang terbawa arus sehingga tidak langsung mengalir ke bagian hilir. Dengan terkumpulnya sampah pada satu titik, proses pembersihan menjadi lebih mudah dan terorganisir, sekaligus membantu menjaga kualitas air sungai.Selain dampak secara fisik, program ini juga membawa perubahan dari sisi sosial. Edukasi dan sosialisasi yang dilakukan mahasiswa mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa berharap inisiatif ini tidak berhenti pada pemasangan alat semata, melainkan menjadi awal dari gerakan berkelanjutan dalam merawat lingkungan serta membangun budaya tidak membuang sampah sembarangan di Desa Janti.
Dengan terlaksananya program ini, mahasiswa KKM Universitas Darul ‘Ulum Jombang optimistis bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat terus diperkuat demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Bacaan Lainya:

2 thoughts on “KKM Desa Janti Tunjukkan Aksi Nyata: Mahasiswa Universitas Darul ‘Ulum Jombang Pasang Trash Barrier untuk Selamatkan Sungai”
Comments are closed.