Jombang Borong Penghargaan Nasional di Harganas 2026, Inovasi Cegah Stunting dan Perkuat Ketahanan Keluarga Diakui BKKBN
Team Kabar Online – Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Jombang H. Warsubi, S.H., M.Si., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI atas konsistensi menjalankan berbagai program prioritas nasional di bidang ketahanan keluarga dan percepatan penurunan stunting.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kota Malang, Rabu (29/7/2026).
Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir, Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Maju”, peringatan Harganas tahun ini menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pendidikan, dan pendampingan anak sebagai fondasi membangun keluarga berkualitas.
Acara tersebut dihadiri kepala daerah beserta Ketua Tim Penggerak PKK dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur yang mengenakan batik khas Kemendukbangga.
Program Inovatif Jombang Raih Apresiasi Nasional
Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., menyerahkan langsung penghargaan kepada Bupati Warsubi dan Ketua TP PKK Kabupaten Jombang. Prosesi penyerahan turut didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin, S.E.

Berdasarkan piagam penghargaan, Bupati Jombang menerima Piagam Nomor 5985/OT.02/11/2026, sedangkan Ketua TP PKK Kabupaten Jombang memperoleh Piagam Nomor 6023/OT.02/J1/2026.
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Jombang bersama TP PKK dalam menghadirkan berbagai inovasi dan menjalankan program prioritas nasional secara berkelanjutan.
Sejumlah program unggulan yang menjadi dasar penilaian meliputi TAMASYA, GATI, SIDAYA, GENTING, hingga implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Seluruh piagam penghargaan ditandatangani langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.
Baca Juga :
- Rohmadi Pimpin KNPI Jombang 2026–2029, Siap Perkuat Kolaborasi Pemuda dan Pemerintah Daerah
- Bupati Warsubi Lantik Pejabat dan Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan Solutif demi Tingkatkan Pelayanan Publik
- Program ‘Mampir RW’ Bapenda Jombang Menyapa Desa Candimulyo
Warsubi: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Jombang
Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berperan aktif menyukseskan berbagai program pembangunan keluarga di Kabupaten Jombang.

Menurutnya, penghargaan nasional tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader PKK, hingga masyarakat mampu menghasilkan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas keluarga sekaligus menekan angka stunting.
“Peringatan Harganas ke-33 ini mengingatkan kita bahwa pengasuhan anak, sebagaimana tema ‘Ayah Wajib Hadir’, merupakan tanggung jawab seluruh anggota keluarga. Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat, kader, dan para penggerak di Jombang yang terus bersinergi menjalankan program prioritas nasional, termasuk MBG untuk sasaran 3B dan percepatan penanganan stunting,” ujar Warsubi.
Ia berharap penghargaan tersebut mampu memacu seluruh perangkat daerah agar terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
TP PKK Perkuat Pendampingan Keluarga hingga Tingkat Desa
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat pendampingan keluarga melalui jaringan kader PKK hingga tingkat desa dan kelurahan.

Ia menilai keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. Oleh karena itu, seluruh kader PKK akan terus mengawal pelaksanaan program gizi, edukasi kesehatan, serta pendampingan keluarga secara berkesinambungan.
“Keluarga menjadi pondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, TP PKK Kabupaten Jombang akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh program pendampingan keluarga dan pemenuhan gizi berjalan secara optimal,” ungkap Yuliati.
Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diterima merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar pencapaian pemerintah daerah.
“Penghargaan ini merupakan bonus dari kerja keras bersama. Yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jombang, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi dan ketahanan keluarga,” tutupnya.
Puncak peringatan Harganas ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Timur sekaligus menjadi ajang apresiasi bagi pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas serta mencetak generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan unggul. TIMRED
Baca Juga :
- SISWI SMAN 1 PRAMBON NGAJUK MASUK 10 BESAR DUTA GENRE( GENERASI BERENCANA) TINGKAT KABUPATEN
- Jelang MPLS, Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Hampir Rampung, Pemkab Targetkan Beroperasi 30 Juli
- BPBD Jombang Juara 1 Resilient Marathon Tingkat Jawa Timur, Buktikan Ketangguhan Tim Hadapi Bencana
- Keterlaluan!! Dugaan Pungutan berkedok SPP di SMAN Jogoroto Memanas, Pihak Sekolah dan Cabdin Saling Lempar Tanggung Jawab
