Team Kabar Online – Pemerintah Kabupaten Jombang mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis melalui pelantikan dan pengambilan sumpah janji 84 pejabat manajerial.
Bupati Jombang Warsubi memimpin langsung prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Pendopo Pemkab Jombang, Kamis (15/1/2026) sore. Dinas Kominfo Jombang menyiarkan kegiatan tersebut secara langsung melalui akun Instagram resmi @Jombangkab.
Baca Juga :
- Resmikan Pasar Buah Ploso, Gus Wabup Salmanudin Dorong Kebangkitan Ekonomi Rakyat Jombang
- Ketua DPRD Jombang Jelaskan Peran Strategis Pokir dalam Menjawab Aspirasi Warga
- DPRD Soroti Kembalinya Lapak Tak Resmi di Area Pasar Ploso
Rotasi Jabatan Jadi Motor Penggerak Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa rotasi dan mutasi bukan sekadar agenda rutin birokrasi. Ia menjadikan langkah ini sebagai strategi untuk menjaga dinamika pembangunan agar tetap bergerak progresif dan adaptif terhadap perubahan.

Warsubi menilai penyegaran organisasi penting untuk mencegah stagnasi. Ia mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar siap menghadapi tantangan baru yang mampu memacu lahirnya ide-ide segar dan inovasi.
Baca Juga :
- Abah Warsubi dan Gus Salman Pastikan Jalan Plandaan–Kabuh Mulus, Dorong Akses Ekonomi dan Pendidikan Warga
- Study Banding DPRD Jombang ke Gunungkidul
- Komisi A DPRD Jombang Desak Solusi Lahan untuk Percepat Pembangunan KDMP
Penempatan Jabatan Berbasis Kompetensi dan Integritas
Bupati Jombang menegaskan bahwa pemerintah telah menempatkan setiap pejabat melalui mekanisme yang sesuai peraturan perundang-undangan. Ia memastikan seluruh proses mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta integritas.

Warsubi menolak segala bentuk praktik non-profesional dalam pengelolaan kepegawaian. Ia menekankan bahwa Pemkab Jombang hanya memberi ruang bagi sistem yang transparan, objektif, dan berorientasi pada meritokrasi.
Tuntut Adaptasi Cepat dan Kinerja Nyata
Dalam arahannya, Warsubi meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi di lingkungan kerja masing-masing. Ia menuntut kinerja yang konkret, disiplin tinggi, serta sikap yang mencerminkan etika birokrasi.
Ia juga memaparkan tiga fokus utama yang harus menjadi pegangan para pejabat, yakni menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berpihak kepada masyarakat; memperkuat kolaborasi dan kerja tim untuk mendorong inovasi; serta membangun keteladanan melalui sikap dan performa kerja yang profesional.
Pemkab Siapkan Evaluasi Berkala
Pemerintah Kabupaten Jombang tidak membiarkan kinerja pejabat berjalan tanpa kontrol. Warsubi memastikan bahwa seluruh pejabat akan menjalani evaluasi berkala secara terukur.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan penghargaan bagi pejabat berprestasi. Sebaliknya, pemerintah juga akan mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang tidak menunjukkan kinerja, disiplin, dan integritas sesuai aturan yang berlaku.
Dorong Terwujudnya Jombang Maju dan Sejahtera
Menutup sambutannya, Warsubi berharap pelantikan ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pencapaian visi daerah, yakni “Mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua”.
Sebanyak 84 pejabat yang dilantik terdiri dari 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 28 Pejabat Administrator, dan 54 Pejabat Pengawas. Pemerintah berharap komposisi ini mampu memperkuat struktur birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jombang. Tim-Red
