Skip to content

  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Home
  • Berita
  • MTs Madrasatul Qur’an Tebuireng Kukuhkan Sekolah Ramah Anak dan Luncurkan Fashta, Wabup: Wujud Nyata Menuju Kabupaten Layak Anak
  • Berita

MTs Madrasatul Qur’an Tebuireng Kukuhkan Sekolah Ramah Anak dan Luncurkan Fashta, Wabup: Wujud Nyata Menuju Kabupaten Layak Anak

teamkabaronline 04/11/2025 3 min read

Team Kabar Online – Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd, mewakili Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si, menghadiri serta memberikan dukungan pada Deklarasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) dan Pembukaan Program Fashlun Talenta (Fashta) di MTs Madrasatul Qur’an (MQ) Tebuireng.

Baca Juga : KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT di Riau, Gubernur Abdul Wahid Turut Diamankan

Tokoh Pendidikan dan Kemenag Hadiri Deklarasi

MTs Madrasatul Qur’an Tebuireng Kukuhkan Sekolah Ramah Anak dan Luncurkan Fashta, Wabup: Wujud Nyata Menuju Kabupaten Layak Anak

Kegiatan yang berlangsung di GOR Madrasatul Qur’an pada Selasa pagi, 4 November 2025, juga menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Dr. H. Muhajir, S.Pd., M.Ag., Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng Jombang, KH Abdul Hadi Yusuf, Kepala MTS Madrasatul Qur’an, H. Fuad Taufiq, S.Ag., M.Pd., para Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang, calon peserta didik baru beserta walimurid, keluarga besar madrasah, dan para santri.

Baca Juga : Respons Kilat Atasi Angin Kencang di Jombang: Rumah Warga Dibenahi, Bantuan Langsung Tersalurkan

Wabup Motivasi Santri untuk Semangat Menuntut Ilmu

Dalam sambutannya, Wabup Salmanudin yang pernah menempuh pendidikan di Madrasatul Qur’an Tebuireng pada 1981–1994 menyemangati para santri untuk terus menuntut ilmu agar memperoleh manfaat dan barokah. Ia menegaskan, “Kuncinya jangan melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh para Kyai atau Guru.”

MTs Madrasatul Qur’an Tebuireng Kukuhkan Sekolah Ramah Anak dan Luncurkan Fashta, Wabup: Wujud Nyata Menuju Kabupaten Layak Anak

Deklarasi SRA Sejalan dengan Upaya Kabupaten Layak Anak

Wabup Salmanudin menyampaikan apresiasi atas langkah MTs Madrasatul Qur’an mendeklarasikan SRA. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Tidak boleh ada kekerasan seksual, kekerasan fisik, maupun aksi bullying yang menghambat tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Ia berharap deklarasi ini memastikan seluruh siswa dan santri mendapatkan ruang belajar yang aman dan nyaman, serta dapat mengembangkan minat dan bakat tanpa tekanan. Anak wajib memperoleh perlindungan, pendidikan berkualitas, dan kesempatan mengeksplorasi potensi diri secara maksimal.

Fashta Jadi Inovasi Pendidikan Pembentukan Calon Santri

Selain deklarasi SRA, Wabup juga menyambut baik Program Fashlun Talenta (Fashta) sebagai sarana bagi siswa kelas 5 dan 6 SD/MI untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an serta memperdalam Ilmu Agama Islam sebelum masuk MTs Madrasatul Qur’an. Program ini menunjukkan perhatian madrasah terhadap aspek akademik, mental, spiritual, maupun psikologis calon santri.

Ia menilai program ini membantu calon santri dan wali santri mengetahui kemampuan, minat, dan bakat sejak dini sehingga pendampingan dapat lebih terarah. “Fashta ini adalah bentuk inovasi pendidikan yang patut kita apresiasi,” tuturnya.

Pesan Bupati untuk Madrasah Berbasis Teknologi dan Berkarakter

Melalui Wabup, Bupati Warsubi berpesan agar MTs Madrasatul Qur’an konsisten dengan motonya: Madrasah yang mengedepankan pendidikan, unggul dalam kualitas dan kuantitas, ramah anak dan lingkungan, serta mengikuti perkembangan informasi dan teknologi.

Di era digital, lembaga pendidikan harus mampu mengintegrasikan nilai agama dengan kemajuan teknologi agar melahirkan santri yang unggul secara spiritual, intelektual, dan literasi digital.

Wabup Salmanudin juga mengajak guru, tenaga kependidikan, dan wali santri untuk selalu mendukung perkembangan anak. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Deklarasi Ditandai dengan Penandatanganan dan Pelepasan Merpati

Secara simbolis, pelaksanaan Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Program Fashta di MTs Madrasatul Qur’an Tebuireng ditandai dengan penandatanganan Deklarasi SRA dan pelepasan burung merpati sebagai simbol harapan kebaikan bagi generasi penerus. Tim_RED

Post Views: 54

Post navigation

Previous KPK Tangkap 10 Orang dalam OTT di Riau, Gubernur Abdul Wahid Turut Diamankan
Next Dinas PUPR Jombang Laksanakan Kegiatan Sertifikasi Tenaga Terampil Konstruksi Tahun 2025
  • Privacy Policy
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
By PT. Team Kabar Online | DarkNews by AF themes.